|
Prodi S1 Gizi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri menyelenggarakan “Sinergi V: Seminar Nasional Seputar Gizi” pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Komprehensif dalam Manajemen Penyelenggaraan Makanan Masal” dengan fokus pada peningkatan kualitas pengelolaan makanan mulai dari aspek perencanaan hingga keamanan pangan. Seminar menghadirkan berbagai narasumber dari bidang gizi klinik maupun institusional. Nanik Hamidah, S.Gz., M.Gizi selaku Dosen Prodi S1 Gizi IIK Bhakta menyampaikan materi mengenai optimalisasi asupan gizi serta penunjang dalam proses penyelenggaraan makanan massal. Sementara itu, Ana Nur Filiya, S.KM., M.Kes., juga Dosen IIK Bhakta, menyoroti pentingnya diversifikasi menu yang berbasis budaya lokal untuk menjawab kebutuhan konsumsi masyarakat. Selain praktisi akademik, seminar turut menghadirkan narasumber dari ranah pelayanan kesehatan. Unjiati, SKM., M.Kes., Dietisien RSUD Haji Jawa Timur sekaligus Ketua DPD AsDI Jawa Timur, membahas titik kritis keamanan pangan dalam penyelenggaraan makanan massal, terutama di fasilitas pelayanan publik. Adapun Khusnul Nur Hidayah, S.Gz., Ahli Gizi SPPG Wonojoyo Kabupaten Kediri, memaparkan kesiapan ahli gizi dalam mengelola institusi penyelenggaraan makanan massal dari sisi teknis dan manajerial. Kegiatan dipandu oleh dua moderator yakni Denis Melati, S.Gz., M.Gz. dan Yoanita Indra Kumala Dewi, S.KM., M.Kes. Seminar berlangsung secara hybrid di Auditorium Gedung Adipadma Lt. 6 IIK Bhakta serta melalui platform Zoom Meeting. Pendaftaran dibuka hingga 9 Januari 2026 dengan tarif berbeda bagi mahasiswa dan umum. Untuk validasi peserta, seminar mensyaratkan kepemilikan akun Satu Sehat SDMK atau Plataran Sehat. Peserta juga berhak memperoleh SKP sebagai bagian dari pemenuhan kompetensi profesi kesehatan. Melalui program ini, IIK Bhakti Wiyata menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi gizi dan profesionalisme tenaga kesehatan, khususnya dalam sektor penyelenggaraan makanan massal yang memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat.
|