Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 1 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Telah dibuka Program Kelas Karyawan (Kategori RPL, Progsus dan Alih Jenjang) TA 2024-2025Info Selengkapnya

 
 

Serunya Berbagi Pikiran Tentang Makanan Sehat Versi Chef Olivia Tommy dan Keunikan S1 Gizi IIK Bhakta

16 Aug 2023 11:46 by Rizki Aprilia


Previous Next
 

Bulan April 2022 lalu, IIK Bhakta kedatangan tamu spesial yaitu Chef Olivia Tommy (Master Chef Indonesia Season 8). Kedatangan Chef Olivia disambut hangat oleh Dosen dan Mahasiswa dari S1 Gizi IIK Bhakta. Sesuai passionnya di bidang masak-memasak, Chef Olivia ditemani Ibu Yoanita Dewi dan Farihatul sebagai mahasiswa S1 Gizi membuat masakan spesial rendah kalori di Lab Gizi IIK Bhakta. Menu yang dibuat adalah Steam Chicken + Sayur Pokchoy.

Dalam kesempatan memasak bersama tersebut, Chef Olivia banyak sharing pengalamannya, salah satunya alasannya mengapa lebih fokus dalam memilih masakan yang rendah kalori. Dia menceritakan hobinya memasak berawal dari kebiasaannya yang memang suka makan dan saat itu ia suka sekali dengan makanan berjenis pastry. Tetapi dia sadar, makanan berjenis pastry ini sangat tinggi kalori. Hal ini kurang sesuai dengan kebiasannya yang juga hobi olahraga. Untuk menyeimbangkan kebiasannya tersebut, dia mencoba membuat konten memasak tapi yang hasilnya rendah kalori dan rasanya tetap enak. “Biasanya kan kalo kita diet, makannya identik yang hambar (sepoh) gak ada rasanya.” Ujar Olivia berbagi pengalamannya. Tetapi hal itu bisa dia siasati dengan meminimalkan pemilihan bahan makanan dan cara pengolahannya, seperti contoh bila makanan tersebut biasanya digoreng, bisa disiasati dengan merebus atau mengukusnya saja. Selain lebih sehat, rasa yang dihasilkan pun juga tetap mantap.  

Chef Olivia juga memaparkan tips memasak low budget untuk mahasiswa. Misalnya saat mau memasak ayam bumbu rujak. Untuk menumis bumbunya, perlu minya goreng yang banyak dan hasilnya juga kurang sehat. Hal ini bisa diganti dengan metode memasak yang lain, seperti dikukus ayamnya terlebih dahulu baru ditumis kemudian. Meskipun agak lama jika dikukus, tetapi masakan yang dihasilkan jadi lebih sehat karena rendah kalori. “Makanan sehat itu tidak mahal kok.” Tambah Chef Olivia. Kita harus pintar dan kreatif dalam mengolah masakan agar jangan sampai terasa hambar sehingga kita yang makan pun tetap berselera.

Tak hanya Chef Olivia yang berbagi ilmu tentang masak-memasak. Saat memasak bersama Chef Olivia, Farihatul dari Mahasiswa S1 Gizi juga memamparkan asyiknya kuliah di S1 Gizi IIK Bhakta yang belum banyak diketahui umum. “Di S1 Gizi IIK Bhakta nantinya kita akan mempelajari tentang ilmu Organoleptik, dimana setiiap rasa, tekstur, kesegaran bahan masakan akan diuji lab tersendiri serta ada juga uji kematangan makanan.” Menariknya, di S1 Gizi ini kita dapat langsung praktik membuat makanan langsung di Lab Gizi yang dimiliki IIK Bhakta. Selain membuat makanan yang rendah kalori, nantinya prodi ini juga memperlajari membuat makanan sesuai kebutuhan seseorang, misalnya makanan untuk orang sakit hipertensi, diabetes atau obesitas. Jadi semua akan disesuaikan kalorinya sesuai kebutuhan orang masing-masing. Ibu Yoanita selaku dosen S1 Gizi IIK Bhakta juga menambahkan, kebutuhan kalori tiap orang itu berbeda tergantung usia, jenis kelamin dan aktivitas yang dilakukan tiap harinya.

Selain itu, Chef Olivia juga memaparkan kesannya berkunjung di S1 Gizi IIK Bhakta. Menurutnya, sarana dan prasarana di sini sangat bagus, laboratoriumnya lengkap dan alat penujang praktik memasak juga lengkap. Tidak menyangka sebagus ini kampusnya, padahal di Kota Kediri, tetapi fasilitasnya TOP, belum ada studio posdcastnya juga. Modern sekali! Tertarik mendalami S1 Gizi lebih lanjut? Yuk download welcome book S1 Gizi IIK Bhakta di sini dan pelajari profilnya di sini!