|
Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakta kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui pelaksanaan Sumpah Profesi Apoteker Periode ke-12 yang diselenggarakan pada 16 April 2026 di Gedung Adipadma. Momentum ini menjadi semakin istimewa karena seluruh lulusan program profesi apoteker berhasil mencapai kelulusan 100 persen dalam Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI), sebuah pencapaian yang mencerminkan kualitas pendidikan serta kesiapan lulusan dalam memasuki dunia profesional. Acara sumpah profesi berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, organisasi profesi, serta keluarga para lulusan. Prosesi ini merupakan tahap penting yang menandai peralihan status lulusan dari mahasiswa menjadi tenaga profesional yang siap mengabdikan diri di bidang kefarmasian. Keberhasilan meraih kelulusan 100 persen dalam UKAI menjadi indikator kuat bahwa sistem pembelajaran di IIK Bhakta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Ujian dengan standar nasional yang ketat ini menjadikan capaian tersebut tidak hanya membanggakan institusi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas lulusan yang dihasilkan. Dalam sambutannya, Rektor IIK Bhakta, Prof. Dr. apt. Muhammad Zainuddin, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan atas kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan profesi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kelulusan 100 persen UKAI merupakan hasil sinergi antara mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan yang unggul. “Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga bukti bahwa lulusan IIK Bhakta memiliki kompetensi yang siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen moral yang harus dijunjung tinggi sepanjang karier sebagai apoteker. Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap pelayanan kefarmasian. Rektor juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan diri, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks. Apoteker masa kini, menurutnya, dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial yang tinggi. Gedung Adipadma menjadi saksi momen penuh haru dan kebanggaan, terutama bagi para orang tua dan keluarga yang turut hadir. Suasana emosional terasa saat para lulusan mengucapkan sumpah profesi, menandai perjalanan panjang yang telah mereka tempuh hingga mencapai titik ini. Dengan terselenggaranya Sumpah Profesi Apoteker Periode ke-12 ini, IIK Bhakta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dan berintegritas. Prestasi kelulusan 100 persen UKAI diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan menjaga standar akademik yang tinggi, sekaligus menjadi awal langkah para apoteker baru dalam mengabdi kepada masyarakat dan dunia kesehatan.
|