Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Solusi Cerdas Daur Ulang Barang Bekas

31 Jul 2017

Bermain merupakan proses alamiah dan naluriah yang berfungsi sebagai nutrisi dan gizi bagi kesehatan fisik dan psikis anak dalam masa perkembangannya. Aktivitas bergerak (moving) dan bersuara (noise) menjadi sarana dan proses belajar yang efektif untuk anak yang tidak sama dengan belajar secara formal di sekolah. Bisa dianalogikan bahwa bermain sebagai sebuah praktik dari teori sosialisasi dengan lingkungan anak. Dengan bermain, anak bisa merasa bahagia. Rasa bahagia inilah yang menstimulasi syaraf-syaraf otak anak untuk saling terhubung, sehingga membentuk sebuah memori baru. Memori yang indah akan membuat jiwanya sehat, begitupun sebaliknya.

Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, aktivitas bermain anak semakin berkurang dikarenakan pengaruh gadget yang membuat anak lebih menyukai bermain game dalam smartphone dibanding melakukan aktivitas fisik untuk  bermain di luar rumah bersama teman sebayanya. Fenomena ini membuat sekelompok mahasiswa dari IIK BW yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa  (PKM) yang terdiri dari Desiyana Mahdalena, Tri Krisna Septian Anggraini, Fitriana, Fitria Nurhidayah dibawah bimbingan Ibu bu Nining Tyas Triatmaja, S.Gz., M.Si. membuat inovasi dalam rangka mengantisipasi anak supaya tidak kecanduan gadget.

Kelompok ini mengolah atau mendaur ulang barang bekas menjadi beberapa bentuk mainan yang unik dan pastinya disukai oleh anak-anak. Bahan-bahannya untuk membuat mainan ini juga mudah didapatkan di sekeliling kita sehingga semua orang dapat membuatnya sendiri. Kreasi ini diberi nama APINDAS (Anak Pintar Nan Cerdas). Ragam mainan Apindas ini antara lain: celengan boneka yang terbuat dari botol bekas, gantungan kunci berupa nama yang terbuat dari kain flanel, bunga yang terbuat dari sedotan, dan kotak pensil yang terbuat dari botol plastik.

Dengan kemasan unik dan menarik membuat kreasi ini banyak digemari tidak hanya oleh anak-anak bahkan orang dewasa pun banyak yang menyukainya. Pada bulan Mei-Juli, kelompok PKM ini melakukan kunjungan juga pada TK Dharma Wanita Candra Purnamasari Bandar Lor untuk mensosialisasikan pada anak-anak cara membuat kreasi mainan tersebut. Diharapkan dengan adanya produk Apindas ini dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dalam bermain dan juga dapat membantu mengurangi penumpukan sampah menjadi produk yang bermanfaat.

Leave Reply


Berita Lainnya

Tingkatkan Kualitas Pertumbuhan Tanaman Kedelai dengan Ekstrak Etanolik Daun Tapak Dara

Tanaman kedelai yang dalam bahasa ilmiahnya dikenal dengan nama Glycine max (L.) Merr merupakan tana...

GEISA: Gel Hand Sanitizier Alami dari Ekstrak Daun Seledri

Menjaga kebersihan badan adalah syarat mutlak dalam pola hidup sehat. Salah satu yang perlu kita jag...

Alternatif Memperlancar Produksi ASI dengan Snack Bar Katuke dari Daun Katuk dan Kelor

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan bagi sang buah hati sebelum mengenal makanan pendamping ...

SYAH : Inovasi Cerdas Bertayamum

Membersihkan diri dari najis adalah salah satu syarat mutlak seorang muslim sebelum melaksanakan iba...


 

PP2M

+ Home

+ Tentang

- Visi & Misi
- Organisasi & Personalia
- Komite Etika & Riset
+ Statistik

+ Agenda

+ Pedoman

- RIP, RENSTRA, Fokus Penelitian dan Pengabdian
- Pedoman Penelitian
- Pedoman Pengabdian Masyarakat
- Pedoman HKI
- Pedoman Etik Penelitian
- Pedoman Plagiasi

+ E-Juornal

+ Pusat
 

"developing
health experts"

 

CONTACT

Jl. KH. Wahid Hasyim 65
Kediri 64114 Jawa Timur
Tlp. 0354 773299 / 773535
Fax. 0354 721539