 Suasana saat Tim PKM Apindas tengah mengajarkan kepada siswa cara membuat mainan dari barang bekas.  Para siswa TK Dharma Wanita Candra Purnamasari Bandar Lor berfoto bersama hasil karya yang telah mereka buat dengan tim PKM.
Previous
Next
Bermain merupakan proses alamiah dan naluriah yang berfungsi sebagai nutrisi dan gizi bagi kesehatan fisik dan psikis anak dalam masa perkembangannya. Aktivitas bergerak (moving) dan bersuara (noise) menjadi sarana dan proses belajar yang efektif untuk anak yang tidak sama dengan belajar secara formal di sekolah. Bisa dianalogikan bahwa bermain sebagai sebuah praktik dari teori sosialisasi dengan lingkungan anak. Dengan bermain, anak bisa merasa bahagia. Rasa bahagia inilah yang menstimulasi syaraf-syaraf otak anak untuk saling terhubung, sehingga membentuk sebuah memori baru. Memori yang indah akan membuat jiwanya sehat, begitupun sebaliknya.
Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, aktivitas bermain anak semakin berkurang dikarenakan pengaruh gadget yang membuat anak lebih menyukai bermain game dalam smartphone dibanding melakukan aktivitas fisik untuk bermain di luar rumah bersama teman sebayanya. Fenomena ini membuat sekelompok mahasiswa dari IIK BW yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Desiyana Mahdalena, Tri Krisna Septian Anggraini, Fitriana, Fitria Nurhidayah dibawah bimbingan Ibu bu Nining Tyas Triatmaja, S.Gz., M.Si. membuat inovasi dalam rangka mengantisipasi anak supaya tidak kecanduan gadget.
Kelompok ini mengolah atau mendaur ulang barang bekas menjadi beberapa bentuk mainan yang unik dan pastinya disukai oleh anak-anak. Bahan-bahannya untuk membuat mainan ini juga mudah didapatkan di sekeliling kita sehingga semua orang dapat membuatnya sendiri. Kreasi ini diberi nama APINDAS (Anak Pintar Nan Cerdas). Ragam mainan Apindas ini antara lain: celengan boneka yang terbuat dari botol bekas, gantungan kunci berupa nama yang terbuat dari kain flanel, bunga yang terbuat dari sedotan, dan kotak pensil yang terbuat dari botol plastik.
Dengan kemasan unik dan menarik membuat kreasi ini banyak digemari tidak hanya oleh anak-anak bahkan orang dewasa pun banyak yang menyukainya. Pada bulan Mei-Juli, kelompok PKM ini melakukan kunjungan juga pada TK Dharma Wanita Candra Purnamasari Bandar Lor untuk mensosialisasikan pada anak-anak cara membuat kreasi mainan tersebut. Diharapkan dengan adanya produk Apindas ini dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dalam bermain dan juga dapat membantu mengurangi penumpukan sampah menjadi produk yang bermanfaat.
|