Pendaftaran Program RPL Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Telah dibuka Program Kelas Karyawan (Kategori RPL, Progsus dan Alih Jenjang) TA 2024-2025Info Selengkapnya

 
 

Jangan Putus Asa! Begini Cara Hidup Dengan Diabetes!

9 Aug 2023 16:56 by Rizki Aprilia


Previous Next
 

Diabetes menjadi penyakit yang menakutkan bagi semua orang. Pada 2021, International Diabetes Federation (IDF) mencatat 537 juta orang dewasa (umur 20-79 tahun) atau 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes di seluruh dunia. Bahkan, diabetes menyebabkan 6.7 juta kematian atau 1 tiap 5 detik.

Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19.47 juta orang. Dari total jumlah penduduk 179.72 juta, berarti prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 10.6%.

Diabetes dapat menyerang siapa pun, laki-laki maupun perempuan, usia remaja hingga usia lanjut. Namun, diabetes bukanlah akhir dari segalanya. Pasien diabetes masih tetap bisa hidup normal. Dosen D3 Teknologi Laboratorium Medis IIK Bhakta dr Hartati Tuna MKes memberikan cara bersahabat dengan diabetes, berikut ini.

1. Mengontrol Asupan Makanan

“Diabetes atau Si Manis adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme karbohidrat dalam tubuh. Sehingga insulin tidak bisa mengontrol kadar gula dalam tubuh,” terang Hartati. Lantas kalau sudah terlanjur diabetes, bagaimana caranya?

Salah satunya dengan mengontrol makanan sehat dengan pola 3J, yaitu Jenis, Jumlah, dan Jarak.

J yang pertama adalah Jenis Makanan. “Karena kelainan karbohidrat, maka kita harus pintar memilih karbohidrat yang tepat untuk diabetes militus,” kata Hartati.

Karbohidrat yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah karbohidrat kompleks, seperti beras merah. Sedangkan karbohidrat yang menjadi pantangannya adalah nasi putih dan roti. Selanjutnya, J yang kedua adalah Jarak. Hartati menganjurkan pasien diabetes harus mengatur jarak waktu makan secara tepat, seperti contoh berikut ini.

 

Jadwal 

Pukul

Makan Pagi

06.00 WIB

Ngemil

10.00 WIB

Makan Siang

12.00 WIB

Makan Malam

18.00 WIB

Ngemil (buah-buahan)

Setelah makan malam

 
Dan J yang terakhir adalah Jumlah Makanan. Pasien diabetes harus mengatur jumlah asupan makanan yang masuk. Ini dapat disesuaikan dengan berat badan dan aktivitas sehari-hari. Terutama makanan yang mengandung karbohidrat harus menjadi perhatian utama oleh pasien diabetes. Karbohidrat menjadi musuh besar bagi penderita diabetes. Jadi sebaiknya mereka mengurangi asupan karbohidrat.
 
2. Olahraga Secara Rutin

Olahraga dianjurkan untuk siapapun, termasuk orang yang sehat. Hanya saja, olahraga rutin memberikan dampak positif luar biasa bagi pasien diabetes. Olahraga dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar. Ini dapat mencegah gejala diabetes muncul.

Selain itu, olahraga dapat membuat berat badan tetap ideal. Penting bagi pasien diabetes menjaga berat badan agar tidak sampai obesitas. “Olahraga 30 menit dalam sehari, bisa lakukan rutin 3-4 kali dalam seminggu,” kata Hartati. Jenis olahraga yang dianjurkan untuk pasien diabetes antara lain jalan sehat, jogging, dan renang.

3. Melakukan Pemeriksaan Rutin

Sebaiknya pasien diabetes memiliki glukometer atau pengukur gula darah. Sehingga pasien dapat mengontrol kadar gulah dalam tubuh dengan baik. Intensitas pengecekan kadar gulah tergantung pada jenis diabetes yang diderita masing-masing pasien.

Waktu yang umum untuk memeriksa kadar gula meliputi.

Selain itu, penderita diabetes dianjurkan melakukan pemeriksaan HbA1c setidaknya 6 bulan sekali. Yaitu, pemeriksaan yang akurat dan tepat dalam mengukur kadar gula darah yang kronis.

4. Mengolah Stres Dengan Baik

Dapat mengontrol emosi dengan baik sangat dianjurkan bagi pasien diabetes. Jika Anda stres, hormon yang diproduksi tubuh sebagai respon dari stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula pada tubuh.

Untuk menghindari stres, Hartati memberikan beberapa tips, antara lain latihan pernafasan dan yoga. Juga bisa melakukan hobi yang disenangi, misalnya merawat kucing.

5. Dilarang Merokok Dan Minum Alkohol

Rokok dan minuman berakohol dapat menyebabkan peningkatan kadar gula. Padahal pasien diabetes harus pintar mengatur kadar gula agar tidak sampai naik. Jadi sebaiknya pasien diabetes menghindari rokok dan minum minuman yang mengandung alkohol.

“Kalau kita sudah diabetes, maka kita harus bersahabat dengan si manis,” tegas Hartati.

Gejala diabetes dapat muncul kapan saja. Jika Anda sudah mengidap diabetes, maka wajib mengikuti 5 cara hidup dengan diabetes di atas. Selanjutnya, Anda juga dapat menonton ulasan di atas dalam Official Youtube IIK Bhakti Wiyata.